🐩 Teks Ulasan Film Hafalan Shalat Delisa

Bagi Sahabat yang pernah nonton film "Delisa", pasti tahu bahwa sebenarnya film tersebut diangkat dari novel karya Tere Liye. Resensi novel Hafalan Shalat Delisa, juga banyak dibuat karena ternyata cerita panjang ini kaya hal menarik dan bisa dipetik dari tokoh hingga alur ceritanya. Delisa berusaha keras menghafal bacaan shalat agar dia bisa mendapatkan sebuah kalung dari ummi-nya sebagai hadiah. Ketiga kakak Delisa pun telah menyiapkan kejutan untuk Delisa. Namun sayangnya, di hari Delisa diuji hafalan bacaan shalat, gempa dan tsunami datang meluluh lantahkan kota Lhok Ngah. Hafalan Shalat Delisa. Sinopsis Novel Hafalan Shalat Delisa Novel manis yang satu ini mengangkat kisah seorang bocah perempuan bermata hijau telaga yang baru berusia 6 tahun. Gadis cilik tersebut bernama Delisa. Ia merupakan anak bungsu di dalam keluarganya. Adapun kakak-kakan Delisa adalah Cut Fatimah, Cut Zahra dan juga Cut Aisyah. Keluarga Hafalan Shalat Delisa mengisahkan sebuah keluarga yang tinggal di tepi pantai Lohk Nga Aceh. Adalah Umi Salamah (Nirina Zubir) sosok ibu yang sabar dan menjadi panutan bagi keempat anaknya yakni Delisa (Chantiq Schgerl), Fatimah (Ghina Salsabila) Zahra (Riska Tania Apriadi) dan Aisyah (Reska Tania Apriadi). Halo! Nama saya Friska Fitriani biasanya orang memanggil saya Friska. Saya lahir di Jakarta pada tanggal 13 November 2004. Saya merupakan anak pertama dari dua saudara. Keluarga terutama kedua orang tua saya adalah sumber inspirasi terbesar dalam hidup saya. Mereka selalu mendorong saya untuk mengejar pendidikan dan bisa mengembangkan diri. Film ini bertemakan tentang sosial dan agama.Penokohan di film ini antara lain,Delisa (Chantiq Schagerl) ia adalah anak yang pemalas,manja,baik,dan suka memberi.Ummi Salamah (Nirina Zubir) bersikap baik,sabar,dan bijaksana.Fatimah (Ghina Salsabila) baik,dan perhatian.Aisyah (Reska Tania Apriadi) usil,iri hati,dan baik.Zahra (Reska Tania Apriadi) JAKARTA, KOMPAS.com - Hafalan Shalat Delisa merupakan film arahan sutradara Sony Gaokasak yang diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Tere Liye. Film yang dirilis pada 22 Desember 2011 ini berkisah tentang tragedi tsunami Aceh. Cerita film Hafalan Shalat Delisa berfokus pada kisah gadis kecil bernama Delisa (Chantiq Schargerl). Delisa ditemani. Ummi bersama teman-teman lainnya menunggu ujian praktek shalat dengan berdebar-debar. Tapi. Delisa tak bisa menyelesaikan ujian praktek shalatnya, karena tiba-tiba tsunami menghantam, menggulung desa kecil mereka, menggulung sekolah mereka, dan menggulung tubuh kecil Delisa. Novel ini menceritakan tentang kisah dari seorang anak berusia 6 tahun, ia bernama Delisa, yang hidup bersama Ummi Salamah dan ketiga kakaknya, yaitu : Cut Fatimah siswa kelas 1 Madrasah Aliah, si kembar Cut Aisyah dan Cut Zahra yang duduk di kelas 1 Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Lhok Nga. Tanggal 26 Desember tahun 2004, Delisa dan semua teman seisi kelasnya dijadwalkan mempraktekkan hafalan solat yang telah mereka hapalkan beberapa waktu. Saat tiba giliran Delisa, sembari mengucapkan bacaan solat, tiba-tiba bumi bergetar hebat. Semua tampak gonjang ganjing. Delisa adalah seorang anak yang lugu, polos, dan suka bertanya. Ia anak bungsu dari empat bersaudara dalam keluarganya, kakak-kakaknya bernama Cut Fatimah, Cut Zahra, dan Cut Aisyah. Mereka berdomisili di Aceh, tepatnya di Lhok Nga. Abinya bernama Usman dan uminya bernama Salamah. Delisa menghafal bacaan shalatnya agar mendapat imbalan dari Ummi. Dan sekarang Delisa sudah dapat mengingat seluruh hafalan shalatnya karena Delisa memiliki satu niat, yaitu ikhlas dalam melakukan apapun dan jangan mengharapkan suatu imbalan. BMu7.

teks ulasan film hafalan shalat delisa